EKSOTISME GUNUNG BATUR DI MATA WISATAWAN

Siapa sih yang gak kenal dengan pulau Bali, pulau impian para wisatawan ketika ingin berlibur. Yeah, Bali sangat familiar di kalangan wisatawan, tetapi apakah kalian sudah pernah ke salah satu tempat yang eksotis seperti gunung batur yang berada di daerah kintamani?

Sedikit share tentang perjalanan saya ketika datang ke Bali dan ingin membuat liburan saya berbeda. Sekilas saya juga bingung ketika membuat itinerary untuk ke Bali, semua tempat di Bali sangat indah tapi beberapa tempat sudah pernah saya kunjungi. Entah mengapa terbesit untuk mendaki gunung dan melihat sunrise di puncak gunung, dan gunung batur merupakan spot keren untuk melihat sunrise. Lanjutkan membaca

PENANJAKAN BROMO YANG SELALU RAMAI

Malam itu saya bersama 2 orang teman akan menuju penanjakan view bromo. Kami menggunakan 2 motor untuk menuju kesana. Start dari kota malang jam 11 malam, kami berkendara dengan santai melewati jalur nongkojajar untuk sampai di penanjakan view bromo. Jalanan yang sepi dan udara yang dingin membuat kami tidak merasakan kalau sudah berkendara 2 jam lebih. Jalanan curam menurun dan jalanan menanjak membuat kami harus berkosentrasi karena samping jalan adalah jurang. Well, kami sampai di tempat loket pembelian tiket masuk taman nasional bromo jam 2 kurang.

Dengan membayar kontribusi tiket bromo maka kami akan melakukan perjalanan lagi kurang lebih 30 menit untuk sampai di penanjakan view, jalanan yang menanjak membuat kami harus berhati-hati lagi. Sesampai di tempat parkir sepeda motor, sudah terlihat banyak pengunjung berdatangan. Udara yang dingin membuat tidak membuat mereka membatalkan niat untuk melihat sunrise di penanjakan ini. Saya dan kedua teman saya langsung menuju spot tempat menanti sunrise, sudah banyak orang di sana.

Lanjutkan membaca

MENGEJAR BLUE FIRE SANG PENGGODA WISATAWAN

Siang itu saya dan jonny menepi di sebuah toko untuk berteduh karena hujan begitu deras, satu jam berlalu hujan masih terus turun. Jam sudah menunjukan pukul 3 sore, saya sempat cemas apakah nanti malam langit akan cerah. Setelah 30 menit hujan pun reda, kami bergegas meninggalkan toko itu dan menuju ke arah paltuding yang merupakan basecamp dan tempat pendakian kawah ijen.

Kawah ijen sangat popular di kalangan wisatawan asing. Kami sampai di paltuding jam 6.15 sore, udara yang dingin membuat kami bergegas untuk menyewa tenda yang akan kami pakai untuk beristirahat sebelum mendaki menuju puncak ijen. Tenda kami pasang di lapangan yang merupakan area untuk mendirikan tenda, setelah itu kami pun mengisi perut yang sudah lapar. Hawa dingin membuat kami dengan lahap memakan nasi goreng di tambah semangkok mie kuah hangat. Orang-orang di sekitar membuat api unggun untuk menghangatkan badan mereka, kami enggan bergabung karena badan terasa capek. Melihat situasi area paltuding yang makin rame di kunjungi oleh orang-orang yang penasaran dengan blue fire yang sangat popular tersebut.

Lanjutkan membaca

LIHATLAH SESEKALI KE BELAKANG APAKAH TEMANMU MASIH MENGIKUTI

PING!!! Terdengar bunyi nada blackberry messenger dari handphoneku. Sahabat lama yang sekarang bekerja di jogja mengirim pesan “Mon, mau trip kemana lagi? Ajakin aku ya klo pergi”. Sambil berpikir ingin kemana dengan iseng ku balas “Rinjani bro, ikut gak?”. Tak ada balasan sehingga membuatku tertidur lelap di tengah malam yang semakin larut.

Saya pun memposting di salah satu website backpacker untuk mencari teman perjalanan untuk mendaki gunung rinjani, seminggu berjalan saya menerima beberapa pesan dari postingan di website tersebut yang menyatakan bahwa mereka ingin bergabung dengan saya untuk mendaki rinjani. Akhirnya dengan tekat yang sudah bulat untuk mendaki rinjani, saya mendapatkan 9 teman untuk melakukan pendakian.

Lanjutkan membaca