EKSOTISME GUNUNG BATUR DI MATA WISATAWAN

Siapa sih yang gak kenal dengan pulau Bali, pulau impian para wisatawan ketika ingin berlibur. Yeah, Bali sangat familiar di kalangan wisatawan, tetapi apakah kalian sudah pernah ke salah satu tempat yang eksotis seperti gunung batur yang berada di daerah kintamani?

Sedikit share tentang perjalanan saya ketika datang ke Bali dan ingin membuat liburan saya berbeda. Sekilas saya juga bingung ketika membuat itinerary untuk ke Bali, semua tempat di Bali sangat indah tapi beberapa tempat sudah pernah saya kunjungi. Entah mengapa terbesit untuk mendaki gunung dan melihat sunrise di puncak gunung, dan gunung batur merupakan spot keren untuk melihat sunrise.

Surabaya – Bali dapat di tempuh selama 55 menit menggunakan pesawat terbang, tapi hari itu mungkin tidak berpihak terhadap saya. Jadwal pesawat di reschedule ulang oleh pihak maskapai sehingga baru bisa take off jam 9 malam, bisa di bayangkan sampai bali jam berapa? Apa boleh buat saya hanya penumpang yang mempunyai tiket promo kelas ekonomi pula, gak bisa berbuat apa-apa cuma hanya bisa menuruti arahan dari bagian maskapai.

Sungguh perjalanan yang membuat lelah, jam 11 malam pesawat baru landing di bandara ngurah rai dan saya langsung keluar bandara untuk bertemu salah satu rental motor langganan untuk menyewa motor yang akan saya pakai beberapa hari kedepan. Motor sudah ditangan dan jam sudah menunjukan tepat jam 12 malam, oke jadi saya tidak akan ke penginapan malam ini tetapi saya akan langsung menuju kintamani tepatnya di Pura Jati Batur Toyabungkah untuk memulai pendakian gunung batur. Perjalanan dari bandara menuju kintamani di tempuh selama 2 jam lebih, suasana sepi di selimuti kedinginan pun tidak terasa ketika saya sampai di pura jati.

Pura Jati Batur Toyabungkah merupakan tempat pos pendakian gunung batur, jadi apabila anda ingin mendaki batur wajib untuk melapor dan mendaftar di pos pendakian ini. Di pos pendakian ini sudah di sediakan fasilitas berupa toilet dan tempat untuk bermalam bagi teman-teman yang datang dan ingin bermalam di pos pendakian ini. Membayar retribusi sebesar 10.000 dan menyewa guide bagi yang belum pernah mendaki melintasi jalur pendakian gunung batur merupakan hal yang wajib pagi pengunjung yang akan menuju gunung batur. Saya tidak menyewa guide karena beberapa wisatawan asing pun sudah berjalan melewati jalur trekking untuk ke puncak, saya hanya mengikuti dari belakang hingga sampai ke puncak.

20160411070850

Foto : Kabut pekat di sekitar view point 1

20160411065709

Foto : Arya, #kawankelana dari Jogja

20160411070348

Foto : Antri saat turun dari view point 1

20160411070611

Foto : Pengunjung mayoritas berasal dari wisatawan asing

Sangat banyak pendaki yang mendahului saya saat trekking ke puncak, hampir semua dari mereka adalah wisatawan asing dari berbagai negara di temani oleh guide. Trek yang tidak begitu susah namun curam dan membuat kita harus berhati-hati saat naik ke puncak merupakan ciri khas rute trekking gunung batur. Membutuhkan waktu sekitar 2 jam lebih untuk sampai di point view 1 gunung batur, saya hanya sampai di tempat ini karena cuaca yang tidak memungkinkan untuk naik menuju point view 2 gunung batur.

20160411072245

Foto : View sekeliling gunung batur

20160411074818

Foto : View Danau Batur di ambil dari jalur pendakian

Ada beberapa pondok yang menjual beberapa minuman hangat ketika kalian sampai di point view 1, saya sengaja tidak membeli karena harga yang di tawarkan tidak sesuai dengan budget kantong saya. Sambil menunggu matahari menampakan sinarnya saya tertidur sebentar karena capek. Tampaknya pagi itu keberuntungan tidak berpihak kepada saya lagi karena kabut sangat pekat menutupi gunung batur, saya sempat melihat keindahan pemandangan menuju danau batur yang merupakan danau yang indah di daerah kintamani itu. Hari itu saya hanya melihat sebagian besar pengunjung gunung batur yang mayoritas wisatawan asing, beberapa warga lokal merangkap sebagai guide. Senang bisa menikmati keindahan wisata alam Indonesia, dan bangga ketika wisatawan asing pun mengetahui bahwa Indonesia itu indah. I’m proud to be Indonesian. How about you?

Iklan

2 pemikiran pada “EKSOTISME GUNUNG BATUR DI MATA WISATAWAN

Mari Berbincang Kakak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s