PESONA NUSA CENINGAN, SISI LAIN PULAU BALI

Siapa sih yang gak kenal pulau bali, pulau yang merupakan tujuan utama para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Saya dan teman saya berkesempatan untuk ke pulau ini menghabiskan cuti tahunan. Sengaja kami menggunakan transportasi paling murah dari Surabaya yaitu menggunakan kereta sampai banyuwangi dan melewati selat bali dan menuju terminal ubung dengan menggunakan bis, kami berganti-ganti moda transportasi agar menghemat pengeluaran.

Sesampai di terminal ubung kami menghubungi salah satu rental motor yang sudah kami booking jauh-jauh hari untuk mengelilingi beberapa tempat yang popular di pulau ini. Sebelum ke bali saya sudah mencari beberapa destinasi yang berbeda di bali untuk menjadi salah satu tujuan wisata kami, entah mengapa saya tertarik untuk mengunjungi Nusa Ceningan yang mempunyai spot wisata bernama blue lagoon.

Saya membaca beberapa artikel di internet yang mengatakan bahwa di tempat ini sangat keren, kita bisa melihat laut luas dari atas tebing dan kita juga bisa melakukan cliff jumping dari atas tebing ke laut lepas. Membaca artikel itu membuat saya juga ingin merasakan hal yang sama. Sehari setelah kami sampai di bali kami sudah memesan tiket public boat untuk menuju Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan, karena kedua pulau ini hanya di persatukan oleh sebuah jembatan. Kami sangat senang karena dapat mengexplore kedua pulau ini.

Sesuai dengan tujuan awal ketika kami sampai di pulau Nusa Lembongan, kami menyewa motor untuk mengelilingi pulau ini. Harga sewa motor yang murah dengan sedikit tawar-menawar membuat kami cukup mengeluarkan beberapa uang puluhan ribu rupiah untuk motor yang sudah terisi bensin full. Setelah melihat peta pulau ini di dekat dermaga, maka kami memulai tujuan pertama menuju Blue Lagoon tempat untuk Cliff Jumping, sekitar 30 menit kami sampai di tempat tujuan tetapi kami tidak mendapat bahwa tempat itu buka pada hari biasa. Kami hanya dapat melihat pemandangan yang keren dari atas tebing, kami tidak bisa melakukan cliff jumping. Sedikit kecewa tetapi terbayar juga oleh pemandangan sekitar yang menurut saya ini pertama kali saya melihat hamparan laut biru dari atas tebing.

Cuaca panas yang terik tidak membuat kami untuk cepat-cepat berlalu dari tempat itu, kami sempat bertanya kepada penduduk sekitar kenapa tempat ini tutup, dan ternyata jawabannya hanya buka pada saat weekend. Tempat yang sangat bagus ini membuat kami akan memberikan sedikit waktu di lain hari untuk datang pada saat weekend. Tempat ini jauh dari keramaian pantai kuta di bali, suasana sepi membuat saya ingin kembali ke tempat ini.

Iklan

Mari Berbincang Kakak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s