BUDAYA DESA SADE YANG MASIH DI JAGA SAMPAI SAAT INI

Lombok bukan cabe, tapi Lombok itu pulau yang cantik di nusa tenggara barat. Saya bersama 4 orang teman sudah di tunggui oleh driver kami untuk di antar menuju desa sade. Desa sade adalah desa suku sasak yang merupakan suku asli penduduk setempat. Desa sade berada di kecamatan pujut, Lombok tengah.

Butuh 3 jam lebih untuk sampai di tempat ini dari pelabuhan bangsal, sepanjang perjalanan kami di perlihatkan pemandangan yang indah. Melewati Bandara International Lombok sudah terlihat petunjuk arah menuju desa sade, kurang lebih 20 menit kami sampai di lokasi. Terdapat sebuah sambutan untuk setiap pengunjung yang akan mengunjungi desa sade, Welcome to Sasak Village Sade.

Setelah mengisi buku tamu dan memberikan sumbangan sukarela kami pun memulai mengelilingi desa ini, berbagai hasil karya berupa kain tenun, pernak pernik, gelang dan gantungan kunci kami jumpai di depan rumah tiap warga desa ini. Mereka menjual hasil karya tersebut sebagai oleh-oleh untuk para pengunjung yang datang melihat keunikan desa sade.

Keunikan desa ini terletak pada arsitek banguan tiap rumah yang masih terbuat dari tanah liat, sekam padi, atapnya terbuat dari alang-alang dan dinding yang terbuat dari anyaman bambu. Mereka masih mempertahankan budaya ini dan terus akan melestarikan budaya ini.

Ada satu yang unik ketika saya di beritahu bahwa untuk mengepel lantai rumah mereka menggunakan kotoran kerbau, ini berguna untuk mengendapkan debu karena lantai mereka terbuat dari tanah liat dan menghindari binatang seperti nyamuk. Bagi saya ini sangat unik karena saya pun tidak mencium bau dari kotoran sapi itu, seperti tidak terjadi apa-apa terhadap rumah itu.

Kami mengitari sebagian tempat lagi dan saya melihat sebuah bangunan menyerupai balai pertemuan, ternyata memang bangunan itu di buat sebagai tempat untuk berkumpul warga dari desa sade ini. Biasa mereka berkumpul untuk memecahkan masalah bahkah sampai acara perkawinan.

Yang membuat bangga adalah lumbung penyimpanan padi suku sasak desa sade di pakai sebagai simbol pulau Lombok. Tidak heran budaya desa sade ini di pertahankan dan di jaga sampai sekarang.

Iklan

Mari Berbincang Kakak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s